Sunday, June 25, 2006

Pidato perpisahan TK Harapan Nita




Aduhhh kenapa juga Bu Nita (Rosa Desnita) Kepala Sekolah TKI Harapan Nita menunjuk aku untuk memberikan pidato sebagai wali orang tua murid di Acara Wisuda dan Perpisahan TK. Ehhh dilalah 2 hari menjelang hari Sabtu itu (24-Juni- 2006) aku kena batuk kronis, ga bisa dibawa ngomong, ngomong sedikit langsung dech uhuk-uhuk sampe muntah-muntah, tersiksa banget dech sampe terguncang-guncang kepalaku sampe sakit, berat banget. Akhirnya aku paksakan untuk memakai obat tradisional, KENCUR!!! Diparut ?! biasanya iya, tapi karena udah kronis dan ingin segera sembuh akhirnya aku kunyah2 aja itu kencur. Sengaja aku beli kencur 1/4 kg lalu dikupas, aku bekal kemana-mana sebagai camilan hehehe. Alhamdulillahhhh pas waktunya pidato lancarrrrr. Terima kasih Ya Alloh, Engkau menciptakan segala sesuatu didunia itu memang selalu ada manfaatnya untuk manusia.

Isya Alloh, bisa !


25 Juni 2006
Ade begitu terlihat bahagia ketika ingin bermain bom-bom car di Pekan Raya Jakarta 2006. ”Ade yakin ade bisa sendiri?!” tanyaku ke Ade agak ragu karena yang bermain Bom-bom car ternyata banyak orang dewasanya sedangkan dia hanya anak kecil.
”Bisa Ma, Insya Alloh” ucap Ade.
Subhanalloh, begitu besar karunia-Mu. Begitu dewasanya anakku dalam berbicara. Bukan hanya itu, kata ”maaf” kata ”permisi” kata ”terima kasih” kata ”sama-sama” selalu terucap dari mulutnya yang mungil.
Sebagai orang tuanya pelajaran seperti itu harus aku pertahankan. Caranya ?! dari diriku sendiri. Sikap, ucapan dan tingkah lakuku sebagai orang tua harus terus menjadi contoh bagi anak-anaknya.