
25 Juni 2006
Ade begitu terlihat bahagia ketika ingin bermain bom-bom car di Pekan Raya Jakarta 2006. ”Ade yakin ade bisa sendiri?!” tanyaku ke Ade agak ragu karena yang bermain Bom-bom car ternyata banyak orang dewasanya sedangkan dia hanya anak kecil.
”Bisa Ma, Insya Alloh” ucap Ade.
Subhanalloh, begitu besar karunia-Mu. Begitu dewasanya anakku dalam berbicara. Bukan hanya itu, kata ”maaf” kata ”permisi” kata ”terima kasih” kata ”sama-sama” selalu terucap dari mulutnya yang mungil.
Sebagai orang tuanya pelajaran seperti itu harus aku pertahankan. Caranya ?! dari diriku sendiri. Sikap, ucapan dan tingkah lakuku sebagai orang tua harus terus menjadi contoh bagi anak-anaknya.
Ade begitu terlihat bahagia ketika ingin bermain bom-bom car di Pekan Raya Jakarta 2006. ”Ade yakin ade bisa sendiri?!” tanyaku ke Ade agak ragu karena yang bermain Bom-bom car ternyata banyak orang dewasanya sedangkan dia hanya anak kecil.
”Bisa Ma, Insya Alloh” ucap Ade.
Subhanalloh, begitu besar karunia-Mu. Begitu dewasanya anakku dalam berbicara. Bukan hanya itu, kata ”maaf” kata ”permisi” kata ”terima kasih” kata ”sama-sama” selalu terucap dari mulutnya yang mungil.
Sebagai orang tuanya pelajaran seperti itu harus aku pertahankan. Caranya ?! dari diriku sendiri. Sikap, ucapan dan tingkah lakuku sebagai orang tua harus terus menjadi contoh bagi anak-anaknya.
No comments:
Post a Comment