Wednesday, February 15, 2006

Mas yang terlihat dewasa

Februari 2006
”Mas, kalau nanti Mas sudah kerja, kalo bisa yang deket2 sama Mama dan Papa ya ?!”ujarku sambil kupeluk erat anak sulungku yang berbadan tambun ini.
”Maksudnya kerja di Jakarta ?!”
”Iya, di Jabotabeklah, jadi kan nanti Mas bisa tinggal dekat Mama”
”Maksud Mama nanti aku tinggal di GL ?!”
”Boleh, kalo Mas mau” ujarku
”Tapi kan rumah GL sudah untuk Ade”
deg, aku agak kaget juga dengan ucapan anakku ini. Aku jadi ingat pembicaraan Ade dan Papanya beberapa hari lalu, jangan2 Mas juga dengar.
”Ya siapa saja yang perlu rumah duluan. Kalo Mas mau rumah Serpong juga kan bisa dipake. Atau kalo Mas mau di Bojong juga, kebun itu juga bisa dibangun jadi rumah”
”Gimana nanti aja dech Ma. Aku sendiri juga belum tahu nanti mau jadi apa, mau kerja dimana”
Terharu rasanya mendengarnya, anakku yang rasanya baru kemarin aku lahirkan sekarang sudah seperti orang dewasa saja bicaranya. Ahhh berapa lama lagi kami bisa bersamanya Ya Alloh, berapa lama lagikah kami bisa mendampinginya, disampingnya ?! Beri aku yang terbaik ya Alloh.

No comments: