Bacaanku pagi ini, Selasa 30-1-07
Mengelola Stress, Menjadikannya Sahabat Sukses Kita...
www.portalinfaq.org
Secara sederhana, stress adalah ketimpangan kondisi harapan atau keinginan dengan kondisi sebenarnya. Oleh karenanya orang yang sedang mandi atau menggosok gigi tingkat stress nya rendah. Kenapa? Karena kita bisa dengan santai tanpa tekanan yang berarti mudah mendapatkan sabun dan pasta gigi yang sebelumnya memang sudah tersedia. Karenanya keinginan yang terlampau tinggi atau bahkan sampai pada tingkat ambisius bila tidak diiringi dengan kemampuan akan menyebabkan kita mudah stress.
Stress juga bisa karena peristiwa hidup, misalnya kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat dicintai. Orang bisa sampai tingkat depresi akut karena faktor ini. Bisa juga karena faktor ketiadaan dukungan sosial. Artinya orang tersebut mungkin tumbuh dalam lingkungan yang sejak kecil barangkali selalu dalam tekanan, intimidasi dan ketakutan. Jarang sekali yang menyemangati dan melingkarinya dalam suasana yang akrab dan penuh cinta.
Bisa juga karena faktor pemicu lain misalnya Stressor lingkungan, misalnya memiliki teman sekantor yang sangat pemarah, sampai iri dan memusuhi. Yang lain bisa juga karena atasan yang sukar dan tidak mendukung. Sehingga dalam melakukan pekerjaan kita menjadi sulit untuk focus dan mengembangkan kemampuan diri. Sebaliknya bekerja terlalu keras juga bisa membuat tingkat stress seseorang menjadi lebih tinggi.
Untuk point peristiwa hidup, kita seringkali lupa bahwa segala sesuatu pada hakekatnya adalah milik Alloh. Sehingga satu saat suka atau tidak suka pasti akan diambil-NYA, sebesar apapun cinta kita kepadanya. Ambisi yang terlalu tinggi dicontohkan dengan hal sederhana oleh ustadz, dengan contoh hadirin wanita yang menginginkan jodoh seperti bintang film atau penyanyi seperti Tom Cruize dan Pasya Ungu. Ya jelas saja wanita tadi akan mudah stress karena sejak awal salah pasang ambisi dan berujung sakit hati....Kontan hadirin tertawa riuh.
Tips-tips penting dalam menjadikan stress menjadi sahabat adalah membuat tujuan yang realistis, merancang ulang pekerjaan, memperbaiki sistem komunikasi dan melibatkan orang lain atau karyawan (bagi para manager) dalam pengambilan keputusan serta model seleksi yang sesuai dengan bakat dan keunggulan seseorang.
Hal-hal sederhana bagi diri pribadi untuk menghindari stress adalah dengan mengolah manajemen waktu kita, bersosialisasi, menemukan makna hidup dengan banyak menggali dari orang-orang yang baik, menguatkan hubungan dengan Sang Khalik, berolah raga (ini yang sering dilupakan orang perkotaan atau perkantoran khususnya), bermain, pijat, dan tidur yang cukup.
Jadilah cermin bagi orang lain, karena nurani tidak bisa dibohongi. Ini adalah pesan yang disampaikan ustadz Satria untuk mencari sahabat yang baik yang membuat kita termotivasi untuk lebih maju dan lebih baik dari waktu ke waktu. Jadikan Al-Qur’an bacaan wajib sekaligus media curhat kita kepada Alloh dan cobalah lakukan sholat tahajjud sebisanya, karena ini adalah rahasia sukses orang-orang yang dicintai Alloh dari dulu hingga kini. Dan terakhir teruslah belajar dan asah kemampuan serta sandarkan do’a terbaik setiap hari kepada Alloh Sang Penghulu Segala Cinta.
Tuesday, January 30, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment